Sunday, June 28, 2009

pada prasangka

" Sebenarnya dimana letak kesabaran itu? Kalau ada di otakku yang kecil ini lebih baik aku pindahkan ke hatiku yang lebih luas, biar aku mampu memeluk orang-orang yang telah melukaiku..."



Rasanya pengin marah tapi tak mampu
rasanya pengin protes tapi buang-buang waktu
Ini hanya sekedar orang-orang yang tidak tahu
seolah-olah bisa menembus relung hatiku
Berbicara seperti yang mereka mau
Biar saja mereka begitu
Aku memilih membisu
percaya dengan kekuatan waktu.

My KING of POP

"Michael Jackson is dead...
June 25, 2009, Los Angeles, California, US.
It is a sad day in history today. The day the King of Pop Michael Jackson died. Initial reports say Michael Jackson died of cardiac arrest, at the age of 50."

I was personally shocked when I heard the news this morning from tv news..

Setengah tidak percaya sambil terus search beritanya di google dan membaca status facebook yang penuh dengan berita duka tentang MJ...dan itu semakin membuat saya semakin sedih.. tak peduli orang bilang itu berlebih..karena hati ini milik saya..saya berhak merasakan kehilangan teramat sangat atas kepergiannya.
Saya jatuh cinta dengan lagu-lagu, film dan tarian moonwalk
MJ sejak saya kecil.. I really love One Day in Your Life, Man in the Mirror, Heal the World...and many more. Karyanya mengiringi perjalanan hidup saya ...Dia betul-betul King of Pop, keberadaannya begitu mendunia, hampir semua orang mengenal dan mencintainya bahkan ada pula yang membencinya, tapi saya yakin bagi mereka yang mengaku tak menyukai Michael kadang ikut menyanyikan lagu-lagunya walau hanya di dalam hati..begitu susahnya untuk mengakui bahwa MJ memang layak dicintai walau kehidupan pribadinya penuh kontroversial. But i just don't
care about it..don't judge him..this man inspired many people.. he was a man with full of love... bye Michael..


You always be my King of Pop..



Gone Too Soon


Like a rainbow
Fading in the twinkling of an eye
Gone too soon

Shiny and sparkly
And splendidly bright
Here one day
Gone one night

Like the loss of sunlight
On a cloudy afternoon
Gone too soon

Like a castle
Built upon a sandy beach
Gone too soon

Like a perfect flower
That is just beyond your reach
Gone too soon

Born to amuse, to inspire, to delight
Here one day
Gone one night

Like a sunset
Dying with the rising of the moon
Gone too soon
Gone too soon

Wednesday, June 3, 2009

URBAN JAZZ CROSSOVER


Beberapa waktu yang lalu saya menyaksikan konser musik bertema Djisamsoe Urban Jazz Crossover, 1 kata didepan jelas itu merk rokok ternama di Indonesia, perusahaan ini memang spesialis bikin acara musik. kali ini 'jazz' yang punya gawe, berusaha mewakili selera banyak orang, dengan memadukan jazz dengan genre musik lain, diisi dengan lineup artist Glenn Friedly, Andi Riff, Humania, Edwin Coklat, Candil and many more..

Acaranya cukup oke dengan tiket yang terjangkau bisa menyaksikan konser musik yang tergolong wah ini. Kenapa wah, diliat dari artis yang hadir dan performance mereka yang memukau, kolaborasi mereka dari berbagai jenis musik, tata panggung yang cozy disupport lighting yang didatangkan khusus dari singapore, pengunjung yang keren dan kece jarang yang memble, serta panitia yang cukup terorganized dan friendly menunjukkan kemasan acara yang eksklusif, tapi saya lebih senang menyebutnya sebagai kemasan yang indah.

INDAH bukan karena saya suka jazz, bukan pula semata-mata sajian acara yang bagus, tapi sebuah ramuan mulai dari bahan mentah sebuah konsep acara 'crossover', ditambah dengan all artists and crew, dan dilukis oleh dengan warna panggung dan lampu yang berirama dengan lagu sangat 'pas' dilihat di mata dan dirasakan di hati. Tidak harus berlebih tidak harus mahal.

Semua ditakar dari hati. Baik itu crossover atau perbedaan kalau semua digabung dengan pas tentu hasilnya tentu bisa dinikmati, sama seperti memasak kalau bumbunya berlebih apalagi kurang tentu kurang nikmat. Entah kenapa saya sering beranalogi dengan masakan, mungkin karena mudah dicerna, mungkin juga saya suka makan,hehe..

Intinya sebuah persilangan atau perbedaan dalam hal apapun entah musik, lukisan, fashion, pendapat, makanan...kalau dikombinasi dengan pas dengan akar cinta dan digerakkan dengan hati tentu bisa diterima minimal dengan baik dan maksimal indah, wah, lezat, keren...apapun itu.

Urban Jazz Crossover adalah salah satu contoh dari ramuan yang berhasil dari sekian banyak ragam bumbu disekitar kita:)