Wednesday, March 11, 2009

A TRIP



Ini tentang sebuah perjalanan seorang sahabat...

mengarungi lautan menuju arah Indonesia Timur...
menikmati perairan selama 4 hari...
Mungkin buat sebagian orang sudah terbiasa dengan ini,
apalagi nenek moyang kita seorang pelaut seperti sebuah lagu masa lalu
melahirkan keturunan pelayar-pelayar, nelayan sampai anak pantai...
terbiasa dengan perairan luas...
Tapi tidak buatku, perjalanannya cukup membuatku cemburu...
Rasa kebebasan, indahnya langit biru, teduhnya laut banda, cantiknya pelangi, angin yang berhembus, suara kecipak air, atraksi bebas lumba-lumba, sapaan riang burung camar ... semua hal yang tak mampu aku dapatkan di balik meja kerjaku sekarang ini, di dalam gedung megah bertingkat ini, di kota metropolis yang crowded ini, di pulau yang padat penduduknya ini....
Rasanya ingin sekali sepertinya tertawa, mabuk laut, atau menghabiskan waktu dengan memotret dan menulis semua yang menarik selama perjalanan..
bayangkan 4 hari perjalanan dengan kapal di lautan lepas !!!!!
Pengalaman yang jarang bisa didapat untuk seseorang seperti diriku yang dari kecil termanjakan hidup dengan fasilitas kota, punya sejarah sebagai seorang clubber, starbucks pilihan untuk nongkrong, dan mall untuk menyalurkan hasrat belanja dan jalan-jalan..terkotak dalam rutinitas standar lingkungan kota..yang jauh dari kehidupan alam liar dan bebas..
Bukan tak ingin, tapi dulu tak bisa memilih dan sekarang belum ada kesempatan..

Perjalanan sahabatku ini hanya bisa aku bayangkan disini.., sambil menikmati secangkir capuccino, browsing internet, merapikan dokumen kantor yang bertebaran di meja, mendesain, menulis... , mencoba menjalani kesibukan dengan merasakan kebebasan laut lepas..
Ragaku boleh stuck in d middle of city, tapi tidak hatiku yang hidup dan dibawa oleh angin yang berhembus merasakan aroma laut itu walau dari kejauhan....., feel freedom...itu maksudnya..., tapi tetap tak mampu menyembunyikan kecemburuan karena terdapat di sisi manusiaku ..., suatu saat aku akan bisa memiliki perjalanan dan pemandangan indah itu bersama seorang teman, sendiri atau bersama angin..ketika raga benar-benar telah melebur menjadi jiwa bebas seutuhnya...., dan itu pasti.